Menemukan Indonesia Di Patung Merlion (Singapore Getaway Part 3)

30 Agustus 2014

Diah, bangun. Sudah pukul tujuh.

Gue juga baru saja bangun dan kaget ketika menyadari waktu sudah menunjukkan pukul tujuh pagi. Karena biasanya gue bangun sebelum matahari terbit. Mungkin karena kelelahan berjalan kaki tadi malam.

Gue berasa kayak dipanggil,” ujar Diah sambil menggeliat.

Ya, emang gue panggil. Udah pukul tujuh nih. Kita kan rencananya mau berangkat pagi-pagi.

Setelah siap, kami sarapan yang disediakan hotel terlebih dahulu. Agak mengejutkan juga karena makanan disajikan tepat di depan hotel dan di pinggir jalan kecil tempat orang berlalu-lalang. Namun karena masih pagi, belum banyak orang yang lewat. Menu sarapannya biasa saja dengan pilihan berupa nasi, roti atau sereal. Gue sendiri memilih roti dengan selai dan english breakfast. Semoga saja cukup memberikan energi untuk kami dalam menjalani agenda hari ini.

Dari Stasiun MRT Bras Basah, kami naik kereta dan turun di MRT Raffles Place. Tujuan kami adalah melihat ikon negeri ini yaitu Merlion, si patung ikan berkepala singa.

Tadi sih gue baca di blognya siapa gitu, patungnya dekat dengan Hotel Fullerton,” ucap gue setelah keluar dari stasiun MRT.

Sayangnya gue tidak ingat harus keluar di exit yang mana. Kami pun belum juga ahli dalam membaca peta. Ketika bingung menentukan arah, kami malah duduk-duduk sambil menunggu wangsit ke mana akan melangkah. Jalanan di sana masih sepi dan tidak ada orang selain kita berdua sehingga tidak mungkin untuk bertanya. Melihat peta sekali lagi, kami pun berjalan dan berharap tidak salah memilih arah. Akhirnya kami melihat Hotel Fullerton, bangunan tua dan megah yang sepertinya dibangun pada zaman kolonial.

Kami berjalan ke sisi sungai yang letaknya berlawanan dengan posisi kami kemarin hari. Pagi ini, Hotel Marina Bay Sands berada di seberang kami. Gue tidak menyukai cuaca saat itu, terasa lebih lembab dibandingkan dengan Jakarta. Gue jadi lebih mudah berkeringat walaupun matahari tidak terlihat. Tidak ada langit biru yang memesona, melainkan awan agak gelap yang menutupinya. Bukan hal yang baik untuk mengawali hari dengan melihat sesuatu yang terkesan muram.

IMG_3045

Saat ingin berfoto, sekilas gue mendengar sebuah dialog menggunakan bahasa Indonesia. Ternyata ada sekeluarga dari Indonesia yang tampaknya juga ingin melihat Patung Merlion. Semakin dekat dengan patung, semakin banyak keluarga yang menggunakan bahasa Indonesia. Gue jadi merasa berada di wilayah Indonesia. Ini menunjukkan bahwa Singapura memang menjadi negara yang paling banyak dikunjungi masyarakat Indonesia. Mungkin karena jaraknya yang dekat. Juga karena tiket pesawat yang bahkan lebih murah jika bepergian dari Jakarta ke Indonesia bagian timur. Singapura juga dikenal sebagai surga belanja karena diberlakukannya refund-value added tax. Transportasi yang terintegrasi satu dengan yang lain sehingga memudahkan dalam mencapai tujuan. Dan banyak alasan lainnya yang membuat masyarakat Indonesia merasa nyaman bepergian ke Singapura.

IMG_3051

Waktu belum menunjukkan pukul sepuluh pagi tetapi kerumunan orang di sekitaran Patung Merlion semakin besar. Kami pun akhirnya memutuskan untuk menyeberang jalan menuju Esplanade.

Kali ini gue gak lupa bawa tongsis,” ujar Diah dengan semangat sambil mengeluarkan alat yang belakangan ini menjadi pembicaraan publik.

Kami pun berfoto sambil cekikikan. Agak sulit mengambil Esplanade sebagai latar belakang, gedung kesenian yang berbentuk seperti durian. Karena di dekatnya sedang dibangun jembatan yang langsung menghubungkan Patung Merlion dan Esplanade tanpa harus melalui jalan raya seperti yang kami lakukan.

Eh sudah buka belum sih? Panas nih, lumayan kalau bisa numpang ngadem,” tanya Diah.

Sudah kayaknya. Tuh, ada orang yang masuk.

Memasuki gedung tersebut, kami mendengar suara perempuan yang terdengar seperti Monita sedang menyanyikan lagu dengan lirik bahasa Indonesia/Melayu. Ternyata sedang ada check sound untuk penampilannya siang ini. Gue tidak bisa melihat wajahnya, karena posisinya yang membelakangi kami. Dekat dengan instalasi seni berupa kuda yang terbuat dari pohon anggur, kami duduk dan menikmati hembusan angin dingin dari pendingin udara.

IMG_3061

Suasana Esplanade tampak sepi dengan sedikit sekali pengunjung. Gue sendiri kurang tahu pukul berapa Espalanade akan resmi dibuka tetapi waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi. Kami berkeliling dan menemukan semua toko dan galeri masih tutup. Ya jangankan itu, penerangan gedung ini saja masih minim. Namun, kami tidak melewatkan kesempatan untuk berfoto di gedung yang lengang ini.

IMG_3065

Tadinya kami ingin naik kereta dari Stasiun MRT Raffles Place melalui jalan yang telah dilewati tadi. Namun kami melihat ada petunjuk MRT di dalam Espalanade. Kami pun mengikuti petunjuk tersebut dan melalui lorong-lorong yang juga memamerkan banyak instalasi seni ataupun lukisan yang menarik. Ujung dari lorong tersebut membawa kami ke Stasiun MRT City Hall. Gue tidak menyangka kami telah berjalan cukup jauh. Karena awalnya gue pikir ini akan membawa kami ke Stasiun MRT Raffles Place.

Tujuan kami berikutnya adalah Stasiun MRT China Town. Keluar dari stasiun, gue langsung berhadapan dengan banyak orang di kawasan toko-toko berarsitektur pecinan yang di depannya terdapat warung tenda yang menjajakan berbagai barang untuk dijual. Suasana tambah meriah dengan ornamen berupa lampion yang tergantung menyilang di sepanjang lorong.

“Kita mau ke mana dulu?” Lewat sana atau lewat sini ya? Sepertinya banyak yang akan kita lihat..”

IMG_3067

(bersambung)

One thought on “Menemukan Indonesia Di Patung Merlion (Singapore Getaway Part 3)

  1. Di China Town waktu itu gue nemu bakso ikan goreng yang guede-guede banget yang walopun dikunyah lama, rasanya ngga abis-abis.. Hahahaha..
    Duh jadi laper.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s