Curhat Bareng di Lembang

16-17 Maret 2013

“Hah, lo belum pernah ke Lembang?”, tanya seorang teman gue yang kaget dengan fakta tersebut. Yah, meskipun gue sudah beberapa kali pergi ke Bandung tetapi tidak sekalipun pernah menjejakkan kaki di Lembang. Biasanya, gue hanya menghabiskan waktu di daerah perkotaannya. Namun, perjalanan gue ke Bandung kali ini difokuskan untuk beredar di daerah Lembang. Daerahnya yang berada di pegunungan cocok untuk bersantai sambil ‘curhat bareng’. Perjalanan dimulai dengan suasana hati berdebar-debar. Karena telat bangun, kami berkejaran dengan jadwal berangkat mobil travel Cipaganti yang telah kami pesan. Untungnya saja kami tidak ditinggal dan datang saat semua orang sudah rapi duduk di dalam mobilnya. Gue pikir perjalanan akan mulai berjalan mulus. Sampai ketika supir mulai memasang lagu Ebiet G. Ade berulang kali. Melodi sendu dan lirik yang sedih mengharukan khas pengiring tayangan bencana di televisi sukses membuat semangat gue menurun drastis. Gue memutuskan tidur saja dan berharap kami sampai dengan selamat di kota Bandung.

Sekitar pukul sepuluh kami sampai di Bandung, lanjut menggunakan taxi menuju Kampung Daun. Namun sesampainya di sana, ternyata baru mulai beroperasi setengah jam kemudian pada pukul sebelas siang. Sepertinya, dekorasi Kampung Daun masih menyisakan perayaan Hari Raya Nyepi dengan sentuhan budaya Bali di bebeberapa tempat. Karena masih sepi, kami pun berkeliling dan berfoto-foto terlebih dahulu. Sesuai dengan namanya, suasana restoran yang sangat luas ini begitu asri. Banyak pepohonan yang menaungi saung-saung tradisional terbuat dari kayu dan beratapkan rumbia. Sebagian besar saungnya berupa lesehan dengan kapasitas orang yang beragam. Saung ini tersebar dengan penempatan sesuai kontur tanah yang berbukit. Di Kampung Daun juga terdapat sebuah sungai kecil dengan jeram-jeram yang memperdengarkan suara gemericik air.

IMG_0642

IMG_0648

IMG_0664

IMG_0695

IMG_0676

IMG_0701

Karena sudah kelaparan, pukul sebelas kami langsung memesan makanan. Dengan memukul kentongan, datanglah seorang pelayan yang siap mencatat pesanan kami. Yaitu gurame bakar, gurame goreng, kangkung belacan, tahu isi, tempe mendoan dan dua buah es kelapa muda. Banyak yang bilang bahwa harga makanan di Kampung Daun cukup mahal. Menurut gue, memang rasanya tidak sesuai dengan harganya. Tidak ada yang istimewa dengan rasa makanan yang kami pesan. Namun sepertinya harga mahal itu untuk membayar suasana restoran yang menenangkan. Tentunya tidak murah dalam mengelola restoran ini. Teman gue, Diah sempat berceletuk harga makanannya sama seperti harga kamar hotel. Sehingga boleh berlama-lama di saung yang kami tempati. Kami benar-benar memanfaatkan waktu untuk bersantai. Bahkan gue sempat tertidur dengan nyenyak. Bagaimana tidak, di setiap saung disediakan kasur tipis panjang dengan bantal dan guling. Angin sejuk yang berhembus serta senandung musik Sunda yang terdengar di kejauhan membuai gue hingga terlelap.

IMG_0717

Sekitar pukul dua, kami berencana untuk langsung menuju hotel. Tadinya kami ingin naik angkutan kota. Namun, ternyata setelah kami tanya ke pelayan restoran. Jarak ke depan gerbang kompleks perumahan sangat jauh. Juga butuh waktu lebih dari setengah jam untuk menunggu angkutan kota lewat. Hujan pun seketika turun dengan derasnya. Padahal sebelumnya langit tidak menunjukkan tanda-tanda akan turun hujan. Akhirnya, kami pun memesan taksi melalui resepsionis. Butuh waktu satu jam menunggu sampai taksi datang. Sebelum menuju hotel, kami mampir terlebih dahulu di Tahu Susu Lembang. Yang ternyata berada di samping jalan masuk hotel kami. Sebenarnya di tahu susu lembang terdapat restoran untuk menikmati berbagai panganan dari tahu. Namun, kami memilih untuk memesannya lewat drive thru. Kami memesan tahu matang yang langsung dinikmati dan yang mentah untuk dibawa pulang.

Kami menginap di Hotel Sangria, Lembang dengan alasan rekomendasi teman karena pemandangannya bagus. Tadinya kami ingin menginap di Resor Sapu Lidi tetapi sudah penuh. Kami memang baru mencari hotel tiga hari sebelum keberangkatan. Sesampainya di hotel, sepertinya kami mendapatkan upgrade kamar. Karena ketika memesan, gue diberitahukan tidak akan mendapatkan balkon di kamar dan kenyataannya ada. Melihat keluar kamar, kami mendapatkan pemandangan lembah dengan pepohonan hijau dengan Gunung Tangkuban Perahu di kejauhan. Namun karena sehabis hujan, kabut agak menutupinya. Sambil tidur-tiduran, kami melanjutkan sesi curhat sampai akhirnya tertidur. Malam hari, kami dijemput teman untuk menikmati suasana malam di daerah Dago Atas.  Lagi-lagi untuk curhat berjamaah. Bodohnya, gue tidak membawa celana panjang sama sekali. Namun, untungnya Bandung (dago atas) tidaklah sedingin yang gue bayangkan. Kami berputar-putar dan berpindah restoran sampai akhirnya kami kembali ke hotel pada pukul dua pagi.

Keesokan pagi yang cerah, gue baru bisa melihat dengan jelas keberadaan Gunung Tangkuban Perahu di kejauhan. Setelah sarapan, kami mulai menjelajahi Hotel Sangria yang ternyata mempunyai lahan cukup luas. Lokasinya berupa tebing dengan pohon-pohon besar. Namun, harus hati-hati melangkah melalui jalan setapak yang disediakan karena sudah banyak yang berlumut. Ada juga air terjun yang sepertinya buatan tetapi cukup memukau. Di bawahnya ada kolam ikan yang tampaknya kelebihan makanan dilihat dari ukuran mereka yang cukup besar. Kemudian ada kolam renang dan jacuzzi yang sepertinya menyenangkan. Setelah berputar-putar, baterai kamera pun habis, kami kembali ke kamar dan bersiap keluar hotel. Kami kembali ke Jakarta dengan berbagai saran dari berbagai sudut pandang di kepala masing-masing. Semoga saja masalah hati terselesaikan, kehidupan pun dilanjutkan dengan lebih ringan dan menyenangkan…

IMG_0752

IMG_0774

IMG_0795

IMG_0811
IMG_0823

IMG_0820

IMG_0850

IMG_0856

NB: Foto selengkapnya di sini.

2 thoughts on “Curhat Bareng di Lembang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s