Serunya Festival Pembaca Indonesia 2012!

9 Desember 2012

Luaskan Dunia Membacamu…!!!

Begitulah tema yang diangkat di Festival Pembaca Indonesia (Indonesian Readers Festival, #IRF) tahun ini. Maknanya adalah agar pembaca berani mencoba jenis bacaan lain daripada biasanya. Harapannya selain memperluas pengetahuan, juga mengubah cara pandang kita pada sebuah genre buku. Sehingga tidak ada lagi prasangka dan cibiran terhadap suatu genre tertentu. Semuanya akan saling menghargai bacaan satu dengan lainnya. Bagaimana cara Godreads Indonesia mewujudkannya? Jawabannya adalah dengan menghadirkan  tiga enam puluh stand yang terdiri dari berbagai komunitas, institusi ataupun perseorangan. Di tenda pameran Pelangi Pustaka, kita bisa menemukan buku cetakan lama yang sangat berharga di stand Buku Buluk Mijil. Kita juga bisa belajar bagaimana membuat rumah menjadi tempat yang nyaman untuk berkreasi di stand Rumah Cerdas Kreatif. Bahkan kita bisa menggalau tetapi secara positif di stand Penggalau Buku. Masih ada puluhan stand lainnya yang tidak kalah menarik. Sedari pagi, banyak stand yang sudah ramai dikunjungi. Tahun ini berbagai stand juga tampil cantik dan memikat. Tenda pameran dan luas tiap stand yang diperlebar dari tahun lalu membuat para pengunjung lebih leluasa berkeliling.

photo

20121209_105220

20121209_104945

Selain tenda pameran yang menampilkan keberagaman genre, Tenda Talkshow pun begitu. Pukul sembilan tiga puluh pagi, talkshow sudah dimulai dengan membahas perihal penerjemahan. Lalu dilanjutkan dengan membahas buku tentang bangunan kuno dengan bu Asti Kleinsteuber. Inilah diskusi yang paling gue tunggu hari itu. Namun sayang, gue tidak bisa mengikuti secara penuh. Karena gue harus mondar-mandir mengambil gambar untuk kemudian diunggah ke twitter. Hari itu gue memang jadi admin @bacaituseru sendirian. Mas Ijul yang sedianya menjadi admin malah jatuh sakit di pagi hari. Kemudian, Mbak Leila S. Chudori, salah satu penulis favorit gue juga mengadakan soft launching novel terbarunya “Pulang”. Selain itu, dari Gagas Media dan Bukune menyajikan tiga talkshow menarik yaitu tentang fiksi, personal literature dan komik. Menurut gue kurang satu lagi yang belum dibahas yaitu puisi. Diskusinya diarahkan kepada perubahan cara pandang masyarakat umum terhadap puisi. Menjadikan puisi sebagai sesuatu yang ringan dan menyenangkan. Bukannya sesuatu yang memusingkan dan sulit dimengerti. Secara keseluruhan tenda talkshow tahun ini juga ramai. Kursi yang disediakan selalu saja hampir penuh terisi. Para pengunjung pun antusias mendengarkan dan berdialog dengan para narasumber.

20121209_115610

20121209_125416

20121209_145104

Persis di dekat tenda talkshow ada tenda Bioskop Baca untuk nonton bareng film yang diadaptasi dari buku. Tahun ini tiga film yang diputar adalah The Adventures of Tintin, Charlotte’s Web dan The Help. Kali ini tenda nonton bareng mengalami kemajuan pesat daripada tahun sebelumnya. Gambar yang biasanya ditembakkan proyektor ke layar diganti dengan televisi layar datar dengan ukuran super besar. Sehingga gambar jadi lebih terlihat dan nyaman untuk ditonton. Makin nyaman karena tenda dipasangi pendingin udara walaupun sempat mati beberapa kali. Makanan dan hadiah tak lupa disediakan oleh panitia untuk para penonton Bioskop Baca. Dengan semua perbaikan ini, jumlah penonton bioskop baca menjadi lebih banyak daripada tahun-tahun sebelumnya.

photo(36)

20121209_122327

Seperti tahun sebelumnya, tenda yang paling banyak didatangi adalah Tenda Bookswap “Pasar Buku”. Sulit memang jika dibandingkan mana yang lebih heboh tahun ini atau sebelumnya. Karena memang tenda ini selalu saja berhasil bikin keriuhan. Sepertinya sebagian besar pengunjung yang datang sudah menyiapkan buku untuk ditukar. Saat bookwar memang merupakan momen yang ditunggu-tunggu. Siapa yang tidak mau kalau bisa menukarkan buku yang tidak kita ingin koleksi dengan buku incaran yang terkadang masih bersegel. Goodreads Indonesia memang sudah dikenal banyak orang karena acara bookwar-nya. Kami yakin dengan cara ini sebuah buku akan menemukan pembaca sejatinya. Tentunya dengan cara yang seru dan heboh.

20121209_153912

20121209_132331

20121209_154403

Pojok Anak pun tetap ada di posisi yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Bedanya tahun ini kami tidak ditemani mobil panda dari WWF karena beberapa alasan. Tadinya gue agak sempat ragu bagaimana pojok anak kami tanpa kehadiran mereka. Namun, ternyata tim perlengkapan dan tim pojok anak bisa membuat pojok anak ini menjadi meriah dan berwarna. Ratusan bangau origami digantung dan banyak fasilitas permainan yang bisa digunakan anak-anak. Belum lagi kehadiran Rumah Dongeng Pelangi yang dengan senang hati dan ceria menemani pengunjung anak-anak bermain, mewarnai, dan mendongeng. Sehari sebelumnya, gue, Echa dan Roos blusukan di pasar asemka. Peluh keringat membasahi tubuh tapi dengan perasaan senang. Bagaimana tidak, membeli alat tulis lucu dan perlengkapan permainan anak membuat perjalanan menjadi menyenangkan.

20121209_105332

20121209_154716

Rumah Dongeng Pelangi juga membuka Kelas Workshop mendongeng. Inilah yang terbaru dari #IRF tahun ini. Workshop terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Peserta cukup antusias mengikuti jalannya workshop. Beberapa saat terdengar suara peserta mendongeng dan menyanyi di dalam tenda workshop. Sepertinya lain kali harus dibuat workshop mendongeng yang lebih intensif dan berkelanjutan dengan jumlah peserta yang lebih banyak. Selain itu juga ada workshop berkreasi dengan kokoru yang digagas oleh APP. Hasil buatan mereka lucu sekali, mereka berprakarya dengan kertas hingga berbentuk angry bird dan lainnya. Semoga semua ilmu yang didapatkan para peserta workshop hari itu bermanfaat. Kemudian dapat diterapkan selanjutnya pada kehidupan sehari-hari dan tidak lupa dibagikan ilmunya kepada orang lain.

20121209_115844

20121209_145140

20121209_143345

Ada juga permainan seru  yang kami namakan GRI Amazing Race. Permainan berkelompok ini aturannya mirip dengan reality game show yang kita saksikan di televisi. Namun, aturannya agak kami ubah sedikit  dan materinya tentu saja berkaitan dengan buku. Kami mengadakannya karena melihat antusias dan kesan positif teman-teman yang mengikuti permainan ini ketika kopi darat akbar tahun 2012 di Bogor. Sebenarnya tahun lalu di #IRF juga sempat dibuat  tetapi jumlah pesertanya sungguh sedikit. Tahun ini pesertanya lebih banyak dan panitianya pun lebih siap. Sepertinya GRI Amazing Race akan menjadi agenda tetap kami dalam acara-acara besar berikutnya.

*Sumber: Flickr Goodreads Indonesia*

*Sumber: Flickr Goodreads Indonesia*

Sebagai penutup rangkaian #IRF, kami menggelar acara Anugerah Pembaca Indonesia 2012. Di bagian inilah gue menjadi koordinatornya. Bersama Dewi, kami mendata buku-buku berbahasa Indonesia yang ditulis penulis lokal terbit dari September 2011 hingga Agustus 2012. Sehingga menghasilkan dua puluh nominasi di delapan kategori. Setelah melalui tiga tahap, akhirnya terpilihlah favorit pembaca Indonesia di Anugerah Pembaca Indonesia. Tentu masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam ajang ini. Yang paling utama adalah bagaimana menemukan sistem pemungutan suara yang lebih adil. Walaupun sebenarnya aplikasi yang sekarang cukup bagus untuk mengantisipasi kecurangan. Terima kasih juga gue sampaikan untuk tim siaran yang sudah membantu gue mengisi acara API 2012. Maaf kalau mendadak karena rencana awal acara yang gagal. Tak lupa gue mengucapkan selamat untuk seluruh penulis dan perancang sampul yang telah memeriahkan dunia literasi Indonesia.

*SUmber: Flickr Goodreads Indonesia*

*Sumber Flickr Goodreads Indonesia*

Kali ini memang bukan pertama untuk gue bergabung sebagai pantia #IRF. Tahun pertama gue menjadi koordinator pameran sedangkan tahun kedua sebagai koordinator sponsorship. Memang menyenangkan menjadi bagian dari panitia #IRF karena bisa menambah pengetahuan, pengalaman dan pastinya teman. Teman gue, Andre dari Yogya berkata bahwa dia salut dengan kerjasama tim kami. Sumber daya manusianya luar biasa. Gue tidak menampiknya, memang benar kerjasama tim kami sungguh kompak. Kalaupun ada yang mangkir, hanya ada beberapa orang saja dan itu sebuah hal yang tidak bisa dihindarkan dari sebuah kepanitiaan yang berjumlah cukup banyak.

Kerjasama tim memang modal utama kami menyelenggarakan #IRF. Karena kalau ditanya soal materi, tentu komunitas kami yang sangat cair ini tidak punya banyak uang kas, malah kurang dari satu juta rupiah. Namun semangat kami untuk mengadakan #IRF dan rasa cinta kami terhadap dunia baca membuat kami tak ingin menyerah dengan keadaan. Kami percaya bahwa sesuatu yang diawali dengan niat baik akan diberikan kemudahan oleh Tuhan dalam perizinannya dan kesuksesannya.

Apakah #IRF yang telah kami selenggarakan sukses? Ya menurut gue sangat sukses. Jumlah pengunjung tahun ini gue rasa melebihi dari tahun-tahun sebelumnya. Begitu pula dengan masing-masing tenda yang berjalan sukses dan lebih ramai. Cuaca cukup bersahabat walaupun panas mendera. Namun jauh lebih baik daripada hujan menderas. Apakah begitu cara menilai tingkat kesuksesannya? Buat gue tidak sejauh itu. Buat gue, bisa mendirikan tenda saja tanpa harus terbelit hutang di kemudian hari sudah menjadi pertanda kesuksesan. Mengingat yang sudah gue tulis tadi, modal kami hanya semangat kebersamaan dan cinta buku.

Sehingga dengan itu gue mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mensponsori acara ini. Bantuan anda sangat membantu kami untuk menyelenggarakan #IRF. Memang tak sebanyak apa yang kami harapkan sehingga ada perubahan sedikit menjelang #IRF diselenggarakan. Namun, itulah tantangannya dan kami masih mengucap syukur atas bantuan yang kami dapatkan. Semoga saja tahun depan makin banyak pihak yang peduli dan membantu panitia #IRF. Sehingga lebih mudah dan leluasa bagi kami untuk menuangkan ide-ide liar di penyelenggaraan #IRF. Kemudian bisa juga memenuhi harapan banyak pembaca agar #IRF bisa diadakan lebih dari satu hari. Ataupun diadakan di luar kota Jakarta bahkan di luar Pulau Jawa.

Gue juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh pengunjung yang sudah hadir. Terima kasih telah menyediakan waktunya untuk singgah di #IRF. Apalagi buat teman-teman yang datang dari luar Jakarta dan mengkhususkan diri datang hanya untuk #IRF. Semoga pengorbanan kalian setimpal dengan keriangan dan kesenangan yang didapatkan di #IRF. Melihat para pembaca berinteraksi satu dengan yang lain membuat gue bahagia. Inilah yang menguatkan niat kami tiap tahunnya untuk terus menyelenggarakan #IRF. Karena di sinilah ajang kita sebagai pembaca bertukar informasi, memperluas pengetahuan dan mendapatkan teman baru. #IRF juga menunjukkan bahwa pembaca memiliki suara. Pembaca mempunyai kewajiban dan haknya untuk membuat dunia literasi di Indonesia semakin maju.

Selanjutnya, gue ucapkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh sahabat di kepanitian #IRF. Terima kasih atas kerjasama yang mengagumkan. Berbulan-bulan kita menyiapkan sebuah acara yang diselenggarakan hanya satu hari. Tentu saja dari berbulan-bulan itu banyak yang kalian korbankan. Waktu akhir pekan yang seharusnya bisa digunakan untuk bersenang-senang harus digantikan dengan rapat panitia. Tidak hanya waktu, materi juga pasti kalian keluarkan padahal tidak ada anggaran khusus untuk ini. Terima kasih juga untuk ide pemikiran yang luar biasa kreatif. Semoga semua pengorbanan kalian setimpal dengan pengalaman dan kebahagiaan yang kalian dapatkan. Semoga juga kalian merasakan apa yang gue rasakan. Bahwa #IRF adalah milik kita semua, yang dengan segala jerih payah dan upaya harus kita wujudkan. Suka dan duka yang kita alami telah mendekatkan kita semua. Mungkin beberapa bulan lalu kita tidak saling mengenal. Namun kini kita sudah menjadi sebuah keluarga. Semoga ikatan keluarga ini akan erat selalu. Selamat atas kesuksesan kita semua menyelenggarakan #IRF.

Alhamdulillahirabbil’alamin,

Salam Buku dan Salam Baca..

*Sumber: FB Desvita Asterina Sari*

2 thoughts on “Serunya Festival Pembaca Indonesia 2012!

  1. Pingback: Dipingit di Bioskop Baca « Dina's Pensieve

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s