Tamasya Museum di Taman Mini Indonesia Indah (Bag. I)

Bertamasya sebenarnya tidak perlu ke tempat yang jauh dari rumah. Misalnya, gue seharusnya bisa bertamasya ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang letaknya hanya tiga kilometer saja dari rumah. Namun gue malah jarang mampir walau lumayan sering melewatinya. Padahal banyak sekali yang bisa dilihat di dalamnya seperti anjungan tiap propinsi, museum, taman dan tempat menarik lainnya. Biasanya gue hanya mengantarkan saudara dari luar Jakarta untuk melihat-lihat. Kali ini gue berencana untuk bertamasya ke sana bersama Echa, Mia ( belum pernah ke TMII sebelumnya) dan mbak Sekar. Sebelumnya gue dan Echa sudah merencanakan terlebih dahulu, museum mana saja yang akan kita kunjungi. Permintaan pertama dari Echa sebenarnya agak mengejutkan gue, Museum Serangga. Gue lupa alasan yang dia berikan ketika ditanya mengapa memilih Museum Serangga. Namun yang pasti gue menyetujuinya dan dari sanalah kami mengunjungi museum-museum yang berada di dekatnya.

14 Juli 2012

Pukul delapan pagi gue dan Mia sudah bertemu di halte transjakarta Tamini Square. Kami langsung menuju TMII dengan angkutan umum dan berhenti di pintu utama. Suasana TMII pagi itu masih sepi dari pengunjung. Hanya terlihat beberapa kendaraan berhenti di loket untuk membayar tiket masuk. Kami berdua masuk terlebih dahulu dan menunggu Echa yang datang belakangan. Rencananya kami akan naik mobil keliling gratis menuju Museum Serangga. Namun sepertinya kami datang terlalu pagi sehingga kendaraan tersebut belum beroperasi.

Akhirnya kami memutuskan untuk jalan kaki saja. Mumpung masih pagi, sinar matahari belum terik dan udara pun masih terasa segar. Sambil membaca peta kami menelusuri jalan menuju Museum Serangga. Di tengah perjalanan kami menemukan objek yang bagus untuk difoto, Klenteng Kong Miao. Klenteng memang selalu menjadi tempat menarik buat gue. Karena bangunannya selalu memiliki detil ukiran yang mengagumkan dan juga warnanya yang cerah dengan dominasi warna merah. Sayang sekali pintu klenteng masih ditutup. Sehingga kami harus puas berfoto dari luar gerbang. Kami juga berfoto di depan Pura yang ada di dekat Klenteng sebelum melanjutkan perjalanan.

DSCN4217

DSCN4225

DSCN4232

Sebelum sampai ke Museum Serangga, kami terlebih dahulu mencapai Museum Pusaka. Dari jauh, bangunan ini sungguh menarik dengan keris di atasnya. Kebetulan saat itu ada pegawai museum yang berada di luar. Kami pun menanyakan apakah museumnya sudah buka atau belum. Ternyata sudah buka dan kami adalah pengunjung pertama hari itu. Harga tiket masuknya cukup murah yaitu lima ribu rupiah per orang. Museum ini menyimpan koleksi pusaka atau senjata dari berbagai daerah di Indonesia. Yang menjadi sorotan utama tentu saja keris yang merupakan pusaka dari tanah jawa. Yang paling menarik buat gue adalah keris yang terbuat dari kristal pemberian dari Duta Besar Ceko, Mr. Milan Saraptika. Di museum ini kita juga belajar tentang bagian-bagian dari sebuah pusaka yang ternyata agak rumit dipahami. Jika ingin membeli keris, di sini juga ada ruangan yang khusus menjual keris untuk para pengunjung.

 DSCN4238

DSCN4253

DSCN4254

DSCN4249

Ketika kami melihat-lihat di Museum Pusaka termyata sudah ada mbak Sekar yang menyusul kami. Bertambahlah pasukan kami menjadi empat orang dan siap untuk melanjutkan tamasya. Ketika kami ingin masuk Museum Serangga ternyata kami harus membeli tiketnya di Akuarium Air Tawar. Ternyata memang tiket masuk seharga lima belas ribu rupiah per orang sudah satu paket Dunia Air Tawar dan Dunia Serangga. Maka kami masuk ke Akuarium Air Tawar terlebih dahulu walaupun tempat ini tadinya bukan tujuan tamasya kami. Suasananya begitu ramai karena berbarengan dengan rombongan pengunjung dari sebuah perusahaan. Namun tidak mengurangi kenyamanan kami melihat koleksi ikan-ikan air tawar karena tempatnya yang cukup luas. Ikan-ikan ini berasal dari berbagai penjuru daerah di Indonesia dan juga luar negeri. Ukurannya pun beragam dari yang paling kecil tetapi ganas seperti piranha hingga ikan purba araipama yang sangat besar. Tidak hanya ikan tapi juga ada binatang air lainnya seperti kura-kura aligator dan biota air tawar lainnya. Seperti di Sea World, di sini juga ada atrakasi pemberian makan. Namun kami tidak menyaksikannya karena baru akan dilakukan pada siang hari.

DSCN4266

DSCN4269

DSCN4293
Selesai dari Akuuarium Air Tawar tibalah saatnya memasuki tujuan utama kami, Museum Serangga. Museum ini ukurannya kecil tetapi tata ruangnya rapi. Kami melihat banyak sekali koleksi serangga dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa diantaranya cukup menjijikkan buat gue seperti lalat dan kecoa. Bagi penderita phobia serangga disarankan untuk tidak berkunjung ke sini kalau anda tidak mau pingsan. Namun kalau ingin melawan rasa takut tersebut, di sinilah tempat yang pas untuk berlatih. Semua serangga yang ada sudah diawetkan jadi tidak perlu takut dihinggapi serangga-serangga tersebut. Gue dan mbak Sekar hanya melihat sekilas dan tidak terlalu lama berada di dalam. Namun lain halnya dengan Mia dan Echa. Nampaknya mereka menikmati berlama-lama di dalam Museum Serangga. Di pintu keluar, kami langsung terhubung dengan Taman Kupu-kupu. Seingat gue, di kunjungan pertama ke museum ini tidak melihat adanya kupu-kupu. Kali ini gue melihat ada beberapa kupu-kupu walau tak banyak dan ukurannya sangat kecil.

DSCN4264

DSCN4296

DSCN4299

*Sumber: FB Mia Fiona*

DSCN4308

Matahari telah meninggi ketika kami keluar dari Taman Kupu-kupu. Perut pun sudah berteriak minta diisi. Kami pun akhirnya mampir ke warung makan. Beristirahat terlebih dahulu dan mengisi energi sebelum melanjutkan tamasya TMII  yang seru ini.

(bersambung)

One thought on “Tamasya Museum di Taman Mini Indonesia Indah (Bag. I)

  1. Pingback: Tamasya Museum di Taman Mini Indonesia Indah (Bag. III) | Catatan Perjalanan Penggila Buku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s