Jelajah Kota Toea – Karawang

1 Juli 2012

Tahukah anda kalau ada candi di Karawang? Gue tahu tetapi itupun baru beberapa minggu yang lalu. Setelah seorang teman membagikan berita tersebut di grup Facebook. Gue pun jadi penasaran ingin melihat langsung candi yang tepatnya terletak di Kecamatan Batujaya. Selang beberapa minggu, Komunitas Jelajah Budaya mengadakan jelajah ke situs tersebut. Ditambah lagi dengan kunjungan ke rumah pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta di Rengasdengklok ketika sedang mempersiapkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kami berangkat dari Museum Bank Mandiri di Kota sekitar pukul delapan pagi. Kurang dari tiga jam kami telah sampai di Rengasdengklok. Di dekat alun-alun desa terdapat sebuah Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok. Kemudian dari sana kami berjalan masuk ke dalam jalan yang tidak terlalu lebar. Hingga kami menemukan sebuah rumah sederhana berwarna putih dan hijau toska. Di  dinding depan rumah terdapat sebuah kain yang penuh dengan kata dan tanda tangan dari pengunjung. Sedangkan di dalam rumah terdapat foto-foto dan beberapa peninggalan Soekarno. Sebenarnya ini bukan rumah asli dari rumah pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta. Dipindahkan ke sana karena rumah aslinya yang terletak di pinggir sungai citarum sering terkena banjir.

DSCN3758

DSCN3777

DSCN3763

DSCN3784

Tak lama di Rengasdengklok, kemudian kami meneruskan perjalanan kami ke situs Batujaya. Sebelum kami menjelajahi candi-candi yang terletak di tengah areal persawahan. Kami makan dan mendengarkan penjelasan dari seorang arkeolog yang memahami dan meneliti situs ini, Hasan Djafar. Beliau menjelaskan tentang sejarah dan kronologis penelitian situs Candi Batujaya. Di bawah sengatan matahari, kami mencoba menjelajahi situs Candi Batujaya. Situs ini berasal dari jaman prasejarah dan merupakan situs Hindu Buddha (Kerajaan Tarumanegara). Luasnya sekitar lima kolometer persegi. Sebagian besar sudah ditutupi areal  persawahan dan perkampungan warga. Ditemukan pertama kali pada tahun 1984 oleh arkeolog dari UI, situs ini mulai diekskavasi pada tahun 1985. Sampai saat ini sudah ditemukan reruntuhan candi yang jumlahnya lebih dari tiga puluh buah. Namun baru ada dua yang sudah bisa dilihat bentuknya, yaitu Candi Jiwa dan Candi Blandongan.

DSCN3815

DSCN3836

Ketika ditemukan, candi ini hanya berupa fondasi saja dengan bentuk persegi. Uniknya candi ini dibuat dari batu bata yang menurut penelitian sebelumnya bahwa asalnya dari masa akhir zaman majapahit. Ternyata dari hasil pertanggalan yang dibuat oleh penelitian arkeologi menghasilkan usia yang jauh lebih tua yaitu dari abad lima dan enam masehi. Dibuat dari bata karena tanah daerah sekitar situs adalah daerah alluvial dan tanahnya merupakan tanah liat. Batu bata dicampur dari tanah liat dengan sekam. Sehinga ketika dibakar, di dalamnya juga terdapat proses pembakaran. Batu bata ini dilapisi oleh semen kapur. Dari sana, disimpulkan bahwa pengetahuan dan teknologi masyarakat jaman dulu sudah maju.

DSCN3840

DSCN3832

Di sekitar areal itu juga ditemukan berbagai macam gerabah peninggalan kerajaan yang bisa juga dilihat di sebuah museum dekat candi. Museum ini sempit sekali sehingga akan lebih baik jika diperlebar karena masih banyak yang bisa diperlihatkan pada pengunjung. Kini barang-barang tersebut masih disimpan di dalam gudang. Selain itu mungkin areal ini harus diperhatikan segi kebersihannya. Ini merupakan tantangan buat pemerintah setempat dan warga sekitar. Menurut gue karena warga sekitar kurang memahami arti kebersihan. Ini bisa dilihat dari warga yang memanfaatkan sungai yang sudah keruh untuk mandi, cuci dan kakus. Tentunya perlu peran pemerintah untuk memberikan penyuluhan kepada warga akan pentingnya sanitasi. Sehingga masyarakat menjadi lebih peduli dengan kebersihan lingkungannya.

DSCN3799

DSCN3801

Sudah lebih dari dua puluh lima tahun situs di Batujaya ini dilakukan penelitian. Namun hingga kini masih belum  dan entah kapan selesai. Dengan dukungan dari pihak pemerintah ataupun swasta, penelitian di situs ini bisa diteruskan hingga akhirnya bisa terkuak misteri dari situs Candi Batujaya.

One thought on “Jelajah Kota Toea – Karawang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s