Malam Mingguan Nonton Wayang Orang Bharata

21 April 2012

Bagi gue dan kaum muda Jakarta kebanyakan bermalammingguan dengan menonton film di bioskop, nongkrong di cafe atau mal. Kali ini gue menghabiskan sabtu malam dengan kegiatan yang lain dari biasanya. Gue  menyaksikan pertunjukan wayang orang. Tepatnya, Wayang Orang Bharata di gedungnya yang terletak di Jalan Kalilio Senen Jakarta Pusat dekat dengan terminal bus Pasar Senen.

*Sumber: nasionalisrakyatmerdeka.wordpress.com *

Ide ini datang dari Echa setelah kami menyaksikan pagelaran Arjuna Wiwaha. Pertunjukan ini adalah perpaduan antara wayang orang, wayang kulit, film dan didukung oleh mini orkestra. Didukung oleh sebuah perusahaan rokok terkenal di Indonesia, pagelaran ini mematok harga tiket masuk yang mahal. Untung saja saat itu gue menontonnya dengan gratis. Gue tidak terlalu menikmati pagelaran ini. Apalagi ketika musik rock yang dipadukan dengan budaya jawa tidak begitu cocok dengan indera penglihatan dan pendengaran gue. Mungkin hanyalah masalah selera. Mungkin sebenarnya perpaduan antara budaya tradisoinal dan modern ini bisa menjadikan pertunjukan wayang bisa menembus ke pasar dunia internasional. Namun sekali lagi, ini hanyalah masalah selera saja. Gue lebih suka yang konvensional daripada yang modern.

*Sumber: FB Sukma Rezany*

Beberapa pemeran di pagelaran Arjuna Wiwaha adalah aktor dari Wayang Orang Bharata. Dari situlah akhirnya Echa mengajak untuk menyaksikan Wayang Orang Bharata. Gue pun langsung mencari informasinya via internet. Facebook dan twitter menjadi media yang memberikan informasi tentang Wayang Orang Bharata. Setiap sabtu malam, Wayang Orang Bharata menyelenggarakan pertunjukan mulai dari pukul delapan malam. Setelah melihat daftar pertunjukan yang sudah dirilis kami memilih tanggal 21 april untuk pengalaman perdana kami.

Dalam rangka memperingat Hari Kartini, maka WO Bharata akan menyelenggarakan pementasan dengan judul “Brambang Pramusinto. Pementasan ini merupakan pementasan wayang kakung yaitu semua pemerannya adalah laki-laki. Jadi lakon perempuan pun akan diperankan oleh lelaki. Ada hal unik yang gue ketahui saat memesan tiket itu. Gue tidak diharuskan untuk membayar pada saat gue memesan tiket. Melainkan membayar di tempat pada hari pementasan tersebut. Menurut gue agak aneh praktek ini dilakukan dalam zaman yang teknologinya sudah maju. Mereka seperti tidak takut rugi jika ternyata pada saat hari pementasan, banyak orang yang batal hadir. Tentu saja akan menyisakan banyak kursi kosong.

DSCN2096

Kami datang pada malam pementasan dengan perut yang lapar. Maka kami memutuskan untuk makan terlebih dahulu. Sebenarnya kami ingin makan ketoprak sambil nonton. Hal itu boleh dilakukan yang kami ketahui dari twitter (nantinya saat di dalam, kami akhirnya benar-benar menyaksikan bahwa beberapa orang menyantap ketoprak sambil menikmati pementasan. Kami pun memesan juga, sayang saat kami pesan ternyata ketopraknya sudah habis).  Di sepanjang Jalan Kalilio, anda juga akan menemukan warung kaki lima yang menjual penganan dari mie rebus hingga pecel ayam.

Untuk pementasan kali ini, semua bangku telah dipesan. Namun sesuai yang gue perkirakan sebelumnya. Tak semua kursi terisi. Penonton yang menyaksikan pementasan ini mulai dari anak-anak hingga opa-oma. Kalau seperti biasanya ketika menonton teater ada bunyi gong pertanda akan dimulainya acara. Tidak dengan pementasan di sini. Bahkan ketika seorang panitia selaku tuan rumah memberikan kata sambutan, terima kasih dan pengantar masih banyak orang yang hilir  mudik diantara lorong kursi. Terdengar banyak penonton yang berbincang dengan suara yang tidak pelan. Bahkan selama pementasan berlangsung, pintu dari arah belakang tidak ditutup. Sehinga ada cahaya menyilaukan masuk dari arah belakang.

DSCN2101

Maka dimulailah pementasan wayang orang ini. Sejumlah penari laki-laki yang memerankan lakon perempuan  menarikan tarian jawa yang telah dipadu dengan beberapa gerakan  modern. Penonton pun langsung tertarik dengan gerakan mereka yang luwes dan kocak. Kemudian disambung dengan adegan-adegan lain di beberapa babak selanjutnya. Pementasan kali ini tambah spesial karena ada artis-artis terkenal yaitu Denny Malik dan Ari Tulang yang ambil bagian. Di setiap awal babak, ada tulisan berjalan di atas panggung yang menceritakan kisah tentang adegan-adegan yang akan dimainkan. Jadi dapat mempermudah anda dalam memahami semua cerita yang dibawakan.

Sejujurnya gue sudah mengantuk karena hari itu begitu melahkan buat gue. Untung saja sebagian besar cerita yang lucu dan tingkah laku pemeran yang konyol bisa menyegarkan mata. Dibutuhkan energi yang cukup untuk menyaksikannya karena pementasan berlangsung cukup lama yaitu sekitar empat jam. Maka persiapkanlah diri anda supaya tak mengantuk. Tak ada salahnya anda membawa kopi di dalam gelas bertutup untuk disesap selama pementasan.

DSCN2113

DSCN2117

DSCN2131

Bahasa yang dipakai dalam pementasan ini adalah bahasa jawa kromo yang cukup sulit untuk dimengerti bagi gue yang bukan orang jawa. Gue hanya mengerti beberapa bagian saja. Untung saja di samping gue ada Ayu yang berbaik hati menjelaskan secara singkat apa yang mereka bicarakan. Memang jika anda tidak begitu paham bahasa jawa, sebaiknya anda perlu membawa seorang teman yang bisa berbahasa jawa. Agar anda lebih memahami jalan ceritanya. Tentu saja akan lebih baik jika panitia juga menyediakan buku acara berbahasa Indonesia (ataupun Inggris) yang bisa menyediakan informasi tentang  jalan cerita pementasan tersebut .

DSCN2121

DSCN2134

DSCN2137

Pementasan malam itu begitu sukses. Semua berlangsung dengan lancar. Ada beberapa kendala, salah satunya adalah suara pemeran yang tidak begitu terdengar. Mungkin mikrofon yang digantung di atas harus diperbanyak. Atau pemerannya harus bersuara lebih kencang. Sedangkan tata cahaya dan tata panggung sudah luar biasa. Gue mendengar dari teman gue bahwa sedikit sekali bantuan pemerintah untuk pementasan Wayang Orang Baharata. Untung saja masih banyak dermawan yang membantu kelangsungan pementasan ini. Kita juga bisa turut membantu keberlangsungan pementasan wayang orang ini. Dengan cara menonton pementasan Wayang Orang Bharata. Dengan kontribusi yang anda telah berikan mudah-mudahan dapat membantu operasional mereka. Selain itu kita juga bisa mempelajari budaya Jawa khususnya cerita wayang. Semoga kedepannya wayang orang ini semakin lestari. Jadi, anda sudah memiliki agenda baru untuk menghabiskan malam minggu kan? Yuk, malam mingguan di Wayang Orang Bharata.

DSCN2140

NB: Foto selengkapnya bisa dilihat di sini.

Blog Post Tematik bareng Echa.

16 thoughts on “Malam Mingguan Nonton Wayang Orang Bharata

  1. Setuju. Selain tata cahaya dan panggung yang oke, tata riasnya juga bagus banget. Dan ternyata bagian dalam gedungnya sangat bersih dan terawat. Gw pikir bakal kusam gitu. Btw, Ayu jago bahasa Jawa toh?🙂

  2. @FaraLest: Yuk, farrr.. Gue juga mau nonton lagi..

    @bruziati: Iya tata riasnya emang oke banget. Ayu jago apa enggak yah? Apa jangan-jangan dia pura-pura ngerti terus ngeboongin gue ya mbak? hehehe..

    @Rhea: Semuanya cowoookkkk. Eh Rhea, kalau aku ke Surabaya anterin aku nonton wayang potehi yaaa..🙂

    @Echa: Dewi Nawang Wulan-nya cantik yaaahhh..ahahaha..

  3. Pingback: Wayang Orang Bharata; Persembahan Cinta Dari Anak Bangsa. « just an ordinary me…..

  4. Saya suka wayang, krn pesan yg disampaikan melalui wayang lebih memuaskan ketimbang film. Pesan dlm wayang menggugah dan membekas. Tolong kalo pake bahasa jjjawa ditranslate ke bhs Ind

  5. Tiap sabtu ada kan ya? Kalo tiket beli disana aja bisa ga, ga usah mesen dulu gtu
    Dadakan gtu deh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s