The 1st Indonesia Sand Sculpture Festival

14 Januari 2012

Beberapa kali gue menonton acara televisi yang menayangkan tentang patung yang terbuat dari pasir. Salah satunya dari Jepang, TV Champion. Melihat mereka membuat patung-patung tersebut bikin gue terkesima. Bagaimana tidak, mereka bisa membuatnya dengan penampakan yang mirip aslinya dengan detil-detil yang rumit. Kemudian, gue mendengar kabar bahwa akan ada festival tersebut di Indonesia. Senang banget rasanya dan segera gue cari tahu kebenarannya di internet. Ketertarikan gue agak berkurang karena lokasinya yang cukup jauh yakni di Sentul. Ya, enggak jauh-jauh banget sih  tapi kan tidak ada kendaraan umum ke sana dan juga gue tidak paham daerah sana.

*sumber : detik.travel *

Tak disangka-sangka, pada suatu malam Farah mengajak gue dan Diah untuk datang ke festival ini. Nama festival ini adalah The 1st Indonesia Sand Sculpture Festival. Dia langsung memesan tiket untuk kita bertiga malam itu juga. Harganya Rp 75.000 diskon 30 persen menjadi Rp 52.500 karena masih dalam masa ‘early bird‘. Tiket tersebut dapat dipakai di tiap weekend kecuali pada tanggal 24-25 Desember 2011 dan 31 Desember 2011-1 Januari 2012. Di hari-hari tersebut harganya menjadi Rp 100.000 karena ada tambahan hiburan dari artis-artis ibukota. Sedangkan untuk harga tiket weekday lebih murah yaitu Rp 50.000.

Setelah berunding dan mempertimbangkan kesibukan masing-masing, akhirnya kami memilih tanggal 14 Januari 2012 untuk berkunjung ke sana. Kami berjanji ketemu di UKI, gue dan Farah akan mengikuti pelatihan siaran terlebih dulu di sutio RPK Cawang sedangkan Diah kondangan dulu di Kebon Nanas. Kami berangkat ke sana ditemani oleh hujan yang cukup deras. Lokasi tepatnya festival ini adalah di Alam Fantasia, Taman Budaya, Sentul City, Bogor. Sampai di Sentul City, kami mencari lokasi taman budaya yang ternyata letaknya sangat jauh ke dalam. Menurut gue ini jadi sebuah kekurangan bagi acara ini. Lokasinya cukup sulit dijangkau, apalagi kalau tidak membawa kendaraan pribadi.

Rintik hujan masih menemani ketika kami tiba di Taman Budaya. Di festival ini terdapat 42 mahakarya 22 perupa dari 11 negara. Lokasinya dibagi menjadi dua tenda. Yang pertama kami masuki adalah Tenda “Wonders of Indonesia” yang berisi karya seni patung tentang Indonesia. Berikut di antaranya:

DSCN0056*Borobudur karya Bruce Philips (USA) dan Jeroen Advocat (Belanda)*

DSCN0073*Wayang Golek karya Joris Kivits (Spanyol)*

DSCN0080*Rumah Minangkabau dan Kerbau karya Lars Borst dan Helena Bangert (Belanda)*

DSCN0095*Bunga Raflesia, BUnga Bangkai, Harimau Sumatra, Badak Jawa, Orang Utan dan Komodo karya Michaela Ciappiani (Italia)*

DSCN0104*Candi Rara Janggrang, Buta Cakil dan Ramayana karya Benjamin Probanza (Mexico) dan Marjon Katerberg (Belanda)*

Untuk membuat patung-patung di fetival ini, jumlah pasir yang dibutuhkan adalah sebanyak 2400 ton.  “Pasir(sungai)nya berasal dari Cilegon diangkut dengan 20 tronton. Setelah festival ini selesai, pasirnya akan dikembalikan lagi ke Cilegon”, begitu kata seorang panitia kepada Farah. Puas memotret di tenda Wonders of Indonesia, kami pun berpindah ke tenda kedua yaitu Wonders of The World. Di tenda ini berisikan karya seni patung dari beberapa negara di dunia. Berikut di antaranya:

DSCN0114*Patung David karya Viacheslav Lemelianenko (Ukraina)*

DSCN0126*Patung Kristus Penebus karya Nicola Wood (Inggris)*

DSCN0140*Boneka Matroyskha karya Enguerrand David (Belgia)*

DSCN0143*Patung Liberty karya Katsu Chaen (Jepang)*

DSCN0152

*Pyramid, Sphinx dan Pharoh karya Jan Zelinka ( Republik Ceko)*

Festival ini berlangsung dari 18 Desember 2011 hingga 28 Januari 2012. Sehingga masih ada waktu bagi anda untuk mengunjungi festival yang unik ini. Jika anda memiliki anak kecil di keluarga anda, jangan lupa untuk mengajak mereka. Karena akan menambah wawasan dan pengetahuan anak anda. Kemudian di lokasi ini juga terdapat wahana permainan anak sehingga dipastikan mereka tidak akan bosan. Selain itu juga ada bazaar makanan dan pernak-pernik yang bisa anda kunjungi.

Selamat Berkunjung!

NB: Foto Selengkapnya anda bisa lihat di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s