Lombok, Gue datang..

Perjalanan ini dimulai ketika gue mengajukan cuti ke kantor. Tidak ada rencana mau pergi ke suatu tempat karena belum tau juga kalau cutinya disetujui atau tidak. Yang pasti gue pengen istirahat dari rutinitas pekerjaan baik yang formal ataupun informal.Tapi ketika disetujui, gue jadi berpikir “Kok, sayang banget ya kalau gue cuti tapi enggak pergi kemana-mana”.  Sudah lama juga kan gue tidak pernah bepergian ke tempat yang jauh.Setelah thinking, browsing, searching sambil nungging akhirnya gue memutuskan untuk pergi ke Pulau Lombok.

*source:lombokrooms.com*

Akhirnya kamis malam, gue telepon kakak gue (travel agency) untuk mengurus perjalanan gue ke Lombok lengkap dari transportasi hingga akomodasi mulai dari hari minggu hingga selasa. Setelah diberikan beberapa pilihan, semuanya sudah beres pada hari Jumat. Gue mendapatkan tiket Lion Air PP seharga 1.1 juta yang menurut gue sih murah. Karena ketika gue browsing Batavia dan Garuda, tiketnya sudah di atas sejuta untuk sekali jalan. Nantinya, gue akan menginap di Sengigi Beach Hotel, hotel bintang empat di Pantai Senggigi dengan dermaga sunrise dan sunset tepat berada di depan hotelnya. Gue memilih menginap di sana, karena mau kamarnya langsung menghadap ke pantai Senggigi. Soookkkk, hehehe.. Gue mendapatkannya dengan harga 650 ribu rupiah per malam. Menurut gue sih murah, karena kalau lihat di situsnya, tarif per malam itu seharga US $ 100++. Murah kaaannn???

Setelah dua hal tersebut beres, gue jadi excited tapi resah dan gelisah. Kenapa? Karena baru kali ini gue pergi sendirian ke daerah yang belum pernah gue jejaki. Tadinya sih orang tua gue mau ikut tapi gue lagi butuh sendiri. Bukan bermaksud menggalau tapi lebih pengen punya Me-Time saja. Kakak gue awalnya akan menyewakan gue seorang guide untuk menemani di Lombok. Tapi akhirnya gue memilih untuk disewakan mobil+supir saja selama di sana. Dan ternyata, nantinya supir itu (Pak Pandi) jadi guide gue selama di Lombok.

Tibalah pada hari keberangkatan, jam 6 pagi gue sudah meluncur ke bandara dengan tas punggung+koper kecil gue. Gaya ya pake koper? Hiihihihi, cuma setengah isi kok, setengahnya lagi buat oleh-oleh. Sambil menunggu pesawat, gue membaca buku “A Christmas Carol” karya Charles Dickens. Gue memilih buku ini karena bukunya tipis dan ringan. Dan juga karena kan mau natal, jadi ya gue ambil buku yang ada judul Natalnya. Hehehe.. Jam 9 pun, pesawat Lion yang terkenal delay-nya itu datang tepat waktu. Terbanglah gue menuju pulau  Pulau Lombok..

*source:sudirmanbancin.blogspot.com*

4 thoughts on “Lombok, Gue datang..

  1. Thanks a lot for sharing this with all folks you actually
    recognise what you’re speaking about! Bookmarked.
    Please additionally visit my site =). We will have a link alternate arrangement among us

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s